Wednesday, June 29, 2016

Inilah Syarat Pernikahan Beda Agama, Pernikahan Beda Agama Tidak Dilarang Secara Mutlak

Syarat Pernikahan beda Agama - Bolehkah pernikahan beda agama? Pertanyaan tersebut kemungkinan pernah terfikir oleh orang yang suka dengan lawan jenis tapi mempunyai agama berbeda. Apalagi jika sudah terlanjur menjalin pacaran beda agama, tentunya perasaan suka atau cinta terlanjur lebih besar dan munculah cinta beda agama. Kemudian punya penyangkalan, "Agama kan hanya status seseorang, apa hubungannya dengan keberlangsungan rumah tangga?".
Inilah Syaratnya Pernikahan Beda Agama

Polemik Pernikahan Beda Agama adalah isu lama yang sudah sejak dulu ada di masyarakat kita. Diskusi atau perdebatan tentang nikah beda agama sering muncul kembali dari waktu ke waktu. Biasanya polemik ini kembali muncul ketika ada fenomena pernikahan beda agama artis.

Pernikahan Beda Agama Menurut Islam

Sebelum jauh membahas tentang perkawinan beda agama, perlu diketahui bahwa dalam islam pernikahan beda agama tidak dilarang secara mutlak. Karena islam memperbolehkan seorang lelaki muslim menikah dengan wanita ahli kitab yahudi atau nasrani yang menjaga kehormatan, bukan wanita nakal. Allah berfirman dalam surat Al-Maidah seperti ini :

Pada hari ini Dihalalkan bagimu yang baik-baik. makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (dan Dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang yang diberi kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. (QS. Al-Maidah: 5)

Karena itu jika mengatakan nikah beda agama menurut hukum islam dilarang secara mutlak tanpa pengecualian adalah kesalahan. Akan tetapi ada alasan mengapa pernikahan beda agama dilarang dalam Islam. Dikawatirkan seorang muslim yang menikah dengan beda agama akan menjadi murtad atau pindah agama.

Kita bisa menilai sendiri, sudah berapa banyak orang yang menjadi murtad hanya karena ingin mendapatkan kepuasan perut atau kepuasan di bawah perut. Biasanya orang yang seperti ini adalah orang yang menganggap agama hanya sebagai status dan kurang peduli pada agama. Perlu kita ketahui bahwa agama bukan hanya sebagai status saja melainkan ideologi.

Orang yang memahami hakikat agama akan berusaha menjaga dan menghormatinya. Tidak menjadikan agama hanya sebagai status apalagi menukarkannya dengan kepuasan perut dan cinta. Islam mengajarkan umatnya untuk memuliakan agama dan menjaga agar tidak lepas darinya.

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam Keadaan beragama Islam. (QS. Ali Imran: 102)

Karena itu islam memberikan penjagaan pada semua umatnya agar tidak kehilangan agamanya. Dengan begitu kita harus bisa menjaga agama kita hingga akhir hayat, atau mengajak orang lain untuk menjadi lebih teratur hidupnya dengan memeluk agama islam.

Untuk memberikan penjagaan itu maka islam melarang wanita muslimah menikah dengan non muslim, karena sangat mengancam agamanya. Sekali lagi ditekankan, agama adalah idiologi sehingga pemiliknya akan berusaha menyeret orang lain untuk memiliki idiologi yang sama. Seperti yang kita ketahui sudah berapa banyak wanita yang murtad atau pindah agama.

Syarat Pernikahan Beda Agama

Firman Allah dalam surat Al-Baqarah sebagai berikut :

Janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. (QS. al-Baqarah: 221)

Dari penjelasan diatas dan firman Allah maka dapat diketahui bahwa membiarkan pernikahan beda agama tanpa batas sama saja dengan membiarkan perusakan pada idiologi agama. Karena menikah juga merupakan ibadah maka pilihlah yang seiman yang menjaga agamanya sampai kematian. Allahu a’lam.

Dengan artikel ini semoga bisa menambah pengetahuan kita. Sedangkan untuk pacaran beda agama, sebaiknya anda membaca artikel berikut ini tentang Indahnya Pacara Setelah Menikah.
Inilah Syarat Pernikahan Beda Agama, Pernikahan Beda Agama Tidak Dilarang Secara Mutlak Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Om Charli
Berita TKI
Kumpulan Berita TKI Terbaru Hari Ini - Berita-tki.com Updated at: 3:35:00 PM

0 komentar:

Post a Comment